Kilas Sejarah Hari Kemerdekaan
Apa kabar warga Cipakem yang selalu damai dan tenteram dalam keterlenaan.
Masih ingatkah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia?
Kapan itu? Ada yang masih ingat?
Sebelum beranjak ke jawaban pertanyaan diatas, penulis ingin menyampaikan bahwa semua orang pasti tau jawabannya, namun yang sulit adalah memaknainya.
Jawaban dari pertanyaan di atas kan gampang: 15 Agustus 1945 di Cirebon. Lah kok di Cirebon?
Tak banyak yang tahu, bahwa tugu berbentuk pensil setinggi 6 m yang terletak di alun-alun kejaksan Jalan Protokol Kota Cirebon itu adalah sebuah monumen amat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Tugu itu dibuat untuk menandai bahwa proklamasi kemerdekaan pernah dikumandangkan di tempat itu, dua hari lebih awal dari proklamasi yang dikumandangkan oleh Soekarno dan Hatta di Jalan Pegangsaan Timur No 56. Pada tanggal 15 Agustus 1945 teks proklamasi dibacakan di tempat itu.
Kemudian barulah beberapa kota di Indonesia mengetahui bahwa Jepang telah menyerah pada sekutu.
Apa makna kemerdekaan bagi rakyat saat itu? Bagi anda sendiri?
Kenapa pemuda saat itu menculik Soekarno?
Pemuda saat itu lebih dulu mengetahui menyerahnya Jepang terhadap sekutu, hal itu di dengar oleh Sutan Sahril melalui radio pada 14 Agustus 1945. Kemudian menyampaikannya pada Moh. Hatta dan Soekarno. Pada 16 Agustus itu (penculikan) pemuda mendesak Soekarno selaku ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) untuk segera memproklamasikannya, namun Soekarno menyatakan sikapnya bahwa dalam hal ini tidak boleh tergesa-gesa dengan pertimbangan persiapan kemerdekaan belum matang. Pemuda pun terus mendesak karena kemerdekaan Indonesia bukan sebuah hadiah (saat itu Jepang sudah menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia), kemerdekaan adalah hak segala bangsa tidak di berikan apalagi dikasihani. Dengan bersatunya rakyat Indonesia akhirnya kemerdekaan diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta.
Kenapa rakyat Indonesia pada saat itu bisa bersatu padahal belum ada hp, tv, kendaraan jarang, dan lagi pemerintahan masih di kuasai penjajah?
Penulis: KaKa


Komentar
Posting Komentar