Kondisi dan Situasi Desa Cipakem, Mengalami Kemajuan atau Kemunduran Jaman?
![]() |
| Ilustrasi, Kemajuan Jaman |
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Cipakem
umumnya melakukan kegiatan dan aktivitasnya seperti biasa. Petani pergi ke
sawah, guru pergi mengajar, pedagang sibuk berjualan, sopir sibuk mengangkut
muatan, dan yang lainnya. Kehidupan bermasyarakatpun berlangsung dengan normal. Namun, jika kita kaitkan dengan kondisi jaman
saat ini, apakah itu bernar-benar murni kehidupan bermasyarakat yang di
harapkan sehingga bisa di katakan sesuai dengan kemajuan jaman saat ini? Atau
apakah masyarakat desa Cipakem membentuk dirinya sendiri tanpa terpengaruh
dengan kemajuan jaman?
Dalam hal ini, kemajuan jaman yang di maksud
adalah dimana masyarakat mengalami perkembangan budaya (kebiasaan) dan membuka
diri pada hal baru yang tentunya di pengaruhi oleh informasi dan tekhnologi.
Sehingga dalam kehidupan bermasyarakat menuju pada kemajuan dan perkembangan.
Jika memang Cipakem mengarah pada kemajuan dan perkembangan jaman, sudah
seyogyanya berpandangan kedepan dan menciptakan peluang-peluang untuk perubahan,
sehingga masyarakat membentuk peribadi yang maju dan berkembang, lebih dinamis
dalam mengikuti perkembangan jaman saat ini, baik di lihat oleh masyarakat luas
ataupun masyarakat Cipakem sendiri.
Lalu bagaimana jika masyarakat Cipakem
mempertahankan diri sebagai masyarakat desa yang tidak terpengaruh dengan
kemajuan jaman (memprotek diri dari informasi dan teknologi)?
Sering kali pemikiran-pemikiran tersebut
berbenturan dengan makna yang di maksud dengan ‘perkembangan jaman’ hingga pada
akhirnya lebih menutup diri dari perkembangan jaman. Banyak kalangan yang
memperbincangkan bahwa Cipakem sudah termakan dengan kemajuan teknologi, misal contohnya
siswa sekolah menjadi pecandu handphond, anak-anak lebih asyik menonton teve
daripada belajar . Atau lagi, dengan banyaknya kendaraan orang menjadi malas
berjalan kaki dan lebih memilih berkendara walau jarak tujuannya dekat. Tentu
kondisi tersebut memberikan efek samping yang tidak baik, karena masyarakat
tidak lebih produktif malah semakin malas dalam berbagai bidang.
Kemajuan atau perkembangan jaman yang dimaksud
adalah dimana masyarakat bisa memanfaatkan kemudahan informasi dan teknologi
dalam manjalankan aktivitasnya sehari-hari, sehingga di harapkan membentuk
karakter yang maju dan produktif. Adapun kondisi di atas adalah kesalah
kaprahan dalam menyikapi kemajuan jaman.
Kondisi seperti ini perlu mendapatkan
perhatian serius dari semua pihak, berkerja sama dan saliang mendukung dalam
berbagai hal, demi terciptanya Cipakem (kita semua) yang maju dan berkembang.



Komentar
Posting Komentar